PILIHAN DALAM HIDUP
Kenyataan hidup penuh dengan pilihan memang benar adanya. Kadang kita dihadapi dengan pilihan yang mudah dan sulit. Mungkin tidak akan menjadi beban kalau pilihan itu mudah. Tapi kalau susah?? Bagai dilema…
Satu sisi kita dituntut dengan kejujuran
Sisi lain kita berusaha menutupi keadaan
Dan sekarang, harga sebuah kejujuran memang tak kan bisa terbayar dengan nilai nominal. Kejujuran kadang membawa kebahagiaan dan kadang membawa kesedihan. Kembali lagi dengan pilihan.
Apakah anda akan berkata jujur seandainya jujur itu menyedihkan?
Apakah anda akan menerima kejujuran seseorang walaupun itu menyakitkan?
Saya telah berbuat suatu kejujuran. Dan kejujuran saya tidak membawa kebahagiaan untuk orang yang pernah saya sayangi. Malah menambah suatu kebencian terhadap diri saya. Walaupun tidak ada lagi beban yang menindih pikiran saya, tapi saya tahu hati dan perasaan kamu yang terluka. Saya terima semua caci maki kamu karena tiada guna saya untuk membela diri. Saya terima semua hinaan kamu karena saya tiada kuasa untuk menepis.
Maafkan saya yang telah berkata jujur dan saya memaklumi diri kamu yang tidak bisa menerima kejujuran saya. Saya hanya bisa menatap kepergian kamu. Membawa segala angan-angan dan mencoba menguburkannya. Tiada kuasa saya untuk menahan.
Pilihan hidup inilah yang saya alami. Pilihan dalam hidup yang sangat sulit. Dan saya harus menerima seandainya kamu pergi menjauh.
Sekali lagi maafkan saya…
September 14th, 2006 at 12:25 am
Alagh… alagh… insightful beneuurrr neh subject…
Once gue internal ama boss aye about ‘CHOICES’… *sebenernya siy dalam rangka bikin direction iklan*
Embeeeerrrr… kalo dipikir-pikir semakin banyak choices emg semakin ribet… coba deh inget2 pas jaman skul… emang, kalo malemnya ngga belajar, paling lega kalo soal ujiannya ternyata PG (pilihan ganda)…
Tapi bok… kalo gurunya pinter bikin soal, pilihan jawabannya jadi mirip2 and tricky yee… Alhasil cap cip cup lah yaw… dgn harapan, sapa tau hoki tul ngga…?
Similarly in life, I think… to be specific: SINGLES’ life! Huehehe… Boookkk secara yg bikin soal… si MAHA GURU *give it up for MR.Life DJ!! Tentunya pilihannya 11-12 - alias suka serba salah…
But then, my beloved boss made me realise… actually what makes it difficult is not ‘the numbers of choices’ that we have got… perhaps the problem is, ‘We don’t know what we want’ and so sulit milih…
Of course, dimana-mana, when we choose we have to be ready to take the consequences/risk… but often we feel reluctant to take it… - entah takut or simply being irresponsible…
Right? Wrong? Agree? Not Agree? - Well, it’s merely a thought from a f&#kin’ planner yeeee… Who is often forced to make a call on choices…
But hey…, as much as I got confused frequently, I do believe that it is always about ‘choose, and then make it work’ … hehe… lebih gampang ngga jadinya? Kekekeke…(N)